pedidikan multikultural
Home » Mengapa Pendidikan Multikultural itu Penting!

Mengapa Pendidikan Multikultural itu Penting!

Pendidikan Multikultural: membahas pendidikan multikultural tak akan lepas dari Pluralisme dalam kehidupan manusia di indonesia. Aspek kebudayaan, suku bangsa, adat istiadat sangat rentan mengalami kemajemukan dalam suatu negara. Indonesia merupakan negara yang terdiri dari berbagai etnis, budaya, agama, dan lain-lain. Sehingga indonesia dapat di sebut dengan masyarakat “multikultural”.

Multikultural mengandung makna pengakuan yang mempunyai implikasi politis, sosial, dan ekonomi. Untuk mewujudkan pluralisme di butuhkan toleransi. Meski hampir seluruh eleman masyarak di indonesia mengakui adanya kemajemukan sosial, dalam kenyataanya permasalahan toleransi masih sering di jumpai di berbagai daerah.

Indonesia adalah salah satu negara multikultural terbesar di indonesia.  Dilihat dari aspek agama, sosiokultural, maupun geografis yang beragam dan luas. Keragaman inilah yang sering memunculkan persoalan-persoalan saat ini. Korupsi, kolusi, nepotisme, premanisme, perseteruan politik, kemiskinan, kekerasan, separatisme, perusak lingkungan dan hilangnya rasa kemanusiaan untuk menghormasti satu sama lain.

Pentingnya pendidikan multikulturalisme

Membangun pemahaman beragama yang inklusif agama, seharusnya dapat menjadi pendorong bagi umat manusia untuk selalu menegakkan perdamaian dan meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia dibumi ini, sayangnya dalam kehidupan yang sebenarnya, agama justru menjadi salah satu terjadinya kekerasan dan kehancuran umat manusia.  Kenyataan pahit yang menyangkut kehidupan umat beragam ini dialami oleh berbagai macam pemeluk agama dan terjadi di seluruh belahan dunia. Melihat adanyanya berbagai kenyataan pahit tersebut, upaya preventif agar masalah pertentangan agama ini tidak terulang di masa mendatang, maka perlu diadakannya pengetahuan dan pemahaman multikultural di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.

Sehingga sangatlah penting dan dibutuhkan pemahaman mengenai multikutural terhadap peserta didik di sekolah- sekolah.

Pentingnya pendidikan multikultural menurut Mulkhan

Menurut Mulkhan, suatu agama tidak hanya terdiri dari doktrin saja, tetapi agama juga meliputi realitas dan fakta sosial. Pemahaman agama yang berhenti pada doktrin saja akan melahirkan sikap truth claim (merasa diri paling benar). Pemahaman demikian didasari dengan keyakinan bahwa semua hal telah lengkap tersedia di wahyu Tuhan yang telah selesai, hingga persoalan-persoalan detail dalam kehidupan keseharian. Perubahan hanya mungkin benar, jika mengikuti pola yang telah di tetapkan Tuhan melalui wahyu-Nya. Segala perubahan dan perkembangan sejarah yang tidak sesuai dengan pola Tuhan dianggap pembangkangan dan dosa yang akan membuahkan bencana di dunia dan sesudah kematian.

Pandangan dan keyakinan doktrinal diatas dengan mudah bisa di baca dari buku-buku bahan ajar agama yang dijadikan materi dasar pembelajaran agama oleh guru agama. Hal yang sama juga bisa di temukan di buku-buku keagamaan, bahkan juga di dalam rumusan program gerakan keagamaan dan organisasi keagamaan di indonesia. Kecenderungan ini bertautan dengan pandangan bahwa agama dan keagamaan bukanlah pengalaman sosial empiris, melainkan sebuah intervensi kehendak Tuhan. Sehingga seseorang yang perilakunya tidak sesuai dengan kehendak Tuhan berarti melawan Tuhan dan harus di musuhi.

Untuk itu, dalam pendidikan multikultural seorang guru tidak hanya di tuntut untuk mampu secara profesional mengajarkan mata pelajaran yang diajarkan. Akan tetapi, seorang guru juga diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai keagamaan yang inklusif kepada para siswa. Dan pada akhirnya, dengan langkah-langkah seperti ini, out-put yang diharapkan dari sebuah proses belajar mengajar nantinya adalah para lulusan sekolah yang tidak hanya cap sesuai dengan disiplin ilmunya, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai keberagaman dalam memahami dan menghargai perbedaan para pemeluk agama dan kepercayaan yang lain.

ciri-ciri Pendidikan multikularime

  1. Tujuannya membentuk manusia yang berbudaya dan menciptakan masyarakat yang berbudaya
  2. Materinya mengajarkan nilai-nilai luhur kemanusiaa, nilai-nilai bangsa, dan nilai-nilai kelompok etnis
  3. Metodenya demokratis, yang menghargai aspek-aspek perbedaan dan keberagaman budaya bangsa dan kelompok etnis (multikulturalis)

Evaluasinya di tentukan pada penilaiaan terhadap tingkah laku anak didik yang meliputi persepsi, spresiasi, dan tindakan terhadap budaya lainnya.

telah terbit di rekomendasiteman.com agustus 2020

5 thoughts on “Mengapa Pendidikan Multikultural itu Penting!”

  1. Pingback: Pendidikan Multikultular adalah, Pengertian dan Konsep Dasar.

  2. Pingback: ini 3 karakteristik pendidikan multikultural yang wajib diketahui |

  3. Pingback: 3 Model pendidikan agama dalam konteks multikultural

  4. Pingback: 3 Implementasi Penting Pendidikan Multikultural di Sekolah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.